Penulis : Filadelfia Lestary
Tanggal Penulisan : 17 Oktober 2015
Upload : 29 Maret 2016
Inha Angeline, si gadis cantik, bertubuh indah, berprestasi di sekolah, berasal dari kalangan atas, populer seorang bintang, tak heran semua orang mengaguminya. Seperti siswa SMA lainnya, Inha mempunyai dua orang sahabat Yunira dan Liana. Bila melihat wanita seperti Inha pastilah banyak pria yang mendekatinya namun sedikitpun Inha tidak menggubris pria-pria tersebut karena baginya lebih penting untuk belajar dan berkarir dari pada memikirkan hal-hal tersebut. Inha selalu sibuk sekolah, belajar, modeling, syuting, tidak ada waktu baginya untuk bermain bersama teman-temannya, lama-kelamaan sahabat-sahabat Inha merasa tidak suka dengan sikapnya. Sebagai sahabat wajar bermain bersama, menginap di rumah satu sama yang lain, belajar bersama, namun Inha tidak pernah memperbolehkan temannya kerumahnya. Inha hanya mau belajar sendiri menjadi yang terbaik sendiri tanpa perduli sahabat-sahabatnya. Inha juga sering menolak banyak pria yang mendekatinya, sehingga banyak diantara mereka yang sakit hati dan membenci Inha sama seperti sahabat-sahabat Inha.
Suatu ketika Thomas seorang kakak kelas yang menyatakan cinta kepada Inha ditemukan tewas gantung diri di kamarnya setelah mendapat penolakan berkali-kali dari Inha. Alasan sebenarnya Inha menolak Thomas karena Yunira sahabatnya menyukainya thomas dan ia tidak mau menyakiti hati sabahatnya, hal tersebut justru membuat semua oraang membenci Inha bahkan sahabatnya Yunira dan Liana sekalipun karena semua berasumsi Thomas frustasi karena Inha lalu bunuh diri. Karena tidak mau merasa bersalah Inha menganggap semuanya baik-baik saja karena tidak ada bukti yang menuju kearahnya, namun berbeda dengan semua teman-temannya. Semua temannya mulai menjauh darinya, menjadikannya bahan pembicaraan, sering kali ia dikerjai oleh temannya, dan lebih parahnya sahabatnya menusuknya dari belakang hingga memfitnahnya. Cacian dan hinaan dari teman-temannya menjadi beban untuk Inha, prestasi Inha disekolah mulai sedikit menurun, ia juga sering tidak masuk sekolah, dan juga sering mengalami sakit bahkan sesekali ia pingsan.
Ditengah kesendiriannya Inha bertemu dengan Davin, seorang siswa baru disekolahnya, Davin selalu memberikan perhatian kepada Inha ketika semua orang membenci Inha. Saat belajar Davin memberi semangat pada Inha, saat sakit Davin menemani Inha di UKS, saat semua orang memojokkan Inha Davin selalu membelanya. Semakin lama kedekatan mereka membuat rasa suka di hati Inha, hingga suatu hari Ulang Tahun Inha Davin datang membawa hadiah spesial untuk Inha. Pada saat itu juga Inha menyatakan perasaannya kepada Davin, kalau ia menyukai Davin dan berharap Davin menjadi kekasihnya yang selalu berada disisinya. Mendengar pernyataan Inha Davin tertawa ketus kepada Inha, karena awalnya Davin tidak menyukai Inha bahkan memebenci Inha. Davin mendekati Inha karena ia ingin membuat Inha menyukainya kemudian mencampakanya begitu saja, ia ingin Inha sakit hati hingga ingin mati seperti sahabatnya Thomas yang telah tiada. Namun karena rasa kasihan dan sedikit bahagia yang Davin rasakan bersama Inha, maka ia ingin segera mengakhirinya saja.
Saat kejadian itu Inha jatuh pingsan, Davin membawa Inha kerumah sakit kemudian meninggalkannya begitu saja disana. Berhari-hari Inha tidak masuk sekolah pihak sekolah pun menanyakan Inha kepada sahabat-sahabatnya, dan memerintahkan untuk menjenguk Inha kerumahnya. Yunira dan Liana sebagi sahabat terdekanya dengan terpaksa mendatangi rumah Inha karena pihak sekolah yang menyuruh, sesampainya dirumah Inha mereka tidak diperbolehkan masuk. Seminggu kemudian Liana seorang diri kembali mencoba untuk menjenguk kerumah Inha karena seorang guru yang mengetahui kedekatan mereka memerintahkannya. Sama seperti kemarin Liana tidak diizinkan masuk, saat ingin pulang Liana dipanggil oleh seorang ibu yang adalah seorang pembantu dirumah Inha. Ia berkata kalau Inha jatuh sakit kemudian diusir dari rumah ini karena rumah ini bukanlah rumah Inha, Ia hanya tinggal di rumah seorang rentenir yang memerasnya demi membayar hutang ayahnya. Pembantu yang sangat dekat dengan Inha itu tersebut menceritakan seluruh rahasia Inha kepada Liana.
Inha adalah seorang yatim-piatu, ibunya meninggal saat ia kecil dan ayahnya ditemukan bunuh diri beberapa tahun yang lalu karena terlibat hutang dengan rentenir. Rentenir tersebut menculik Inha sebagai alat untuk membayar hutang ayahnya, awalnya Inha akan dikirim sebagai TKW namun karena Inha memiliki wajah yang cantik dan indah serta dengan bantuan seorang produser yang kenal dengan rentenir tersebut Inha dijadikan seorang bintang model karena menghasilkan uang yang lebih banyak juga pikir rentenir. Inha dipaksa untuk syuting dan pemotretan dimana-mana meski ia sudah lelah disekolah, ia mendapat anacaman akan dikirim jadi TKW jika membantah, saat dirumah Inha juga harus mengerjakan pekerjaan rumah. Inha bertekat untuk menjadi siswa yang pinta agar ia mendapat beasiswa ke Universitas di Luar Negeri kemudian mendapat pekerjaan yang baik dan membayar seluruh utang ayahnya agar ia bisa lepas dari rentenir itu. Karena itu Inha harus bekerja extra keras, pagi hingga siang ia sekolah, syuting atau pemotretan hingga malam, kemudian ia juga harus belajar dengan giat hingga larut malam, tak lupa juga ia harus mengejakan pekerjaan rumah.
Inha tidak pernah menunjukan penderitaannya kepada siapapun termasuk dengan teman-temanya karena ia merasa takut. Beberapa kali ia pingsan karena kelelahan namun ia tidak pernah menceritakannya, Ia tidak pernah jajan disekolah dengan alasan diet menjaga tubuh padahal ia tidak punya uang, Ia selalu berkata sibuk syuting hingga tidak bisa bermain dan belajar bersama teman padahal ia harus bekerja keras, saat merasa lelah Inha selalu minum obat sakit kepala dan berkata kalau itu obat diet, di bagian tubuh tertutup Inha selalu ada memar dipukul namun ia bilang kalau ia tidak apa. Tidak ada yang tahu betapa menderitanya Inha selama ini. Semua kesakitan yang Inha alami berdampak sekarang, berapa hari yang lalu Inha pingsan dan dibawa kerumah sakit ternyata Inha mengidap kanker otak. Hal ini karena Inha sangat kelelahan kurang istirahat, kurang gizi karena diet ketat, dan pengaruh obat sakit kepala yang ia sering konsumsi. Karena merasa Inha tidak berguna lagi maka rentenir itu mengusir Inha dan membiarkan Inha merasakan sakitnya sendiri. Pembantu itu tidak tahu Inha pergi kemana karena Inha tidak tahu keluarga ibunya dan ayahnya hanyalah anak tunggal.
Mendengar cerita mengenai Inha Liana tercengang, ia merasa sedih dan kecewa terhadap dirinya karena ia tidak tahu penderitaan sahabatnya bahkan ia menjauhi sahabatnya yang menderita. Sambil menangis penuh emosi Liana menemui teman-temannya dan menceritakan semuanya kepada mereka termasuk Davin juga ada disana. Disaat yang bersamaan juga pihak kepolisian memberitahu penyeban kematian Thomas adalah pembunuhan oleh seorang bandar narkoba. Semua orang merasa bersalah kepada Inha terlebih lagi Davin yang menyakiti Inha yang sebenarnya tidak bersalah dan menderita. Davin dan sahabat-sahabat Inhapun mencari keberadaan Inha, bahkan mereka nekat pergi kerumah rentenir itu, namun mereka tidak menemukan apapun kecuali kebenaran penyiksaan terhadap Inha yang dialkukan rentenir itu. Mereka menemui pembantu yang menceritakan mengenai Inha, pembantu itu mengingat kalau ayah Inha punya rumah kecil di sebuah desa, namun ia tidak tahu alamat pastinya.
Sebulan lebih mereka mencari Inha di desa tersebut, hingga mereka menemukan sebuah gubuk kecil yang tidak layak ditinggali. Semua tersentak kaget karena menemukan Inha tergeletak tak berdaya di lantai, dengan wajah pucat dan tubuh tak berdaya, dengan segera mereka membawa Inha kerumah sakit. Namun karena kertelambatan mendapat perawatan kanker yang menyerang Inha sudah sangat parah dan nyawa Inha tidak dapat diselamatkan. Inhapun meninggal dunia dengan semua penderitaan yang ia alami, semua orang menangisi kesalahannya pada Inha namun apa daya kehidupan Inha tak seindah yang semua orang bayangkan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar